BerandaArtikel & PanduanPelajar

Kesulitan hidup di Jepang yang sering dialami pelajar internasional, dan cara mengatasinya

一般社団法人 外国人雇用支援機構 (FESO) / Diterbitkan  / Terakhir diperbarui

Artikel ini adalah terjemahan dari naskah asli berbahasa Jepang. Apabila terdapat perbedaan, naskah berbahasa Jepang yang berlaku. Baca naskah asli bahasa Jepang(日本語版を読む)

Jawaban

Hambatan bahasa Jepang, pengelolaan uang, prosedur di kantor pemerintah dan bank, serta perbedaan budaya, disebut sebagai kesulitan yang dialami banyak pelajar internasional.Jangan memendam sendiri, memanfaatkan dukungan pelajar internasional di sekolah, tempat interaksi komunitas, dan konsultasi dengan ahli adalah kunci untuk mengatasinya.

Konsultasi seperti apa ini?

Panduan bagi yang ingin mengetahui kesulitan umum dalam kehidupan studi di Jepang dan cara mengatasinya.

Bagaimana menghadapi “hambatan bahasa Jepang”?

Kesulitan bahasa hormat dan memahami makna sebenarnya di balik kata-kata sering menjadi tantangan.

Meski bisa berbicara dengan teman, bahasa hormat di tempat kerja paruh waktu atau kantor pemerintah terkadang terasa sulit. Selain itu, orang Jepang sering tidak menyampaikan sesuatu secara langsung, sehingga memahami perasaan sebenarnya kadang sulit. Kata-kata katakana yang muncul dalam pelatihan kerja paruh waktu bisa membingungkan, dan percakapan lewat telepon terkadang terasa khususnya sulit. Cara mengatasinya antara lain memperbanyak kesempatan berbicara, segera bertanya jika tidak paham, serta berlatih wawancara dan telepon untuk membangun kepercayaan diri.

Bagaimana mengatasi pengelolaan uang?

Mengatur sewa rumah dan biaya hidup, serta bersiap untuk pengeluaran mendadak, sering menjadi tantangan.

Sewa rumah di Jepang mahal, dan saat pindah rumah sering dibutuhkan banyak uang untuk uang jaminan, uang hadiah, dan biaya perantara. Biaya makan dan transportasi pun ternyata cukup besar, dan pengeluaran mendadak bisa muncul karena sakit atau ponsel rusak. Cara mengatasinya antara lain bersiap dengan matang sebelum datang ke Jepang, mencatat pengeluaran, mengutamakan memasak sendiri, memanfaatkan diskon pelajar, dan menyeimbangkan kerja paruh waktu dengan belajar.

Bagaimana mengatasi prosedur di kantor pemerintah dan bank?

Kata-kata sulit dan banyaknya dokumen yang diperlukan sering menjadi beban.

Dokumen kantor pemerintah dan kontrak bank sering memuat bahasa Jepang sulit dan istilah khusus yang jarang digunakan sehari-hari. Memahami penjelasan rumit dalam waktu singkat di loket yang ramai bisa terasa berat, dan banyaknya dokumen yang diperlukan bisa membingungkan. Cara mengatasinya antara lain mencari informasi lebih dulu di situs web kantor pemerintah atau pusat dukungan sekolah, memanfaatkan catatan dan kamus, menggunakan dukungan sekolah, dan pergi dengan waktu yang longgar.

Bagaimana menghadapi “perbedaan budaya”?

Perbedaan antara honne dan tatemae, budaya membaca suasana, dan hubungan bertetangga sering menjadi sumber kebingungan.

Karena orang Jepang cenderung menghindari ungkapan langsung, tidak menyampaikan pendapat secara jelas bisa menimbulkan stres. Ada juga yang merasa sulit “membaca suasana” (kuuki wo yomu), yaitu memahami perasaan lawan bicara atau suasana yang tidak diucapkan. Masalah suara di apartemen, aturan membuang sampah, cara menyapa, dan hal lain dalam hubungan bertetangga juga membutuhkan perhatian yang cermat. Cara mengatasinya antara lain memperhatikan dan belajar dari sekitar, tidak takut bertanya secara jujur, mengikuti kegiatan komunitas setempat, dan menerima perbedaan budaya sebagai kesempatan belajar.

Yang paling penting adalah tidak memendam masalah sendirian. Dianjurkan untuk selalu berkonsultasi kapan pun mengalami kesulitan, baik kepada senior pelajar internasional yang mengalami hal serupa, teman atau guru orang Jepang, maupun ahli seperti 行政書士.

Pertanyaan yang sering diajukan

Jika bahasa hormat Jepang terasa sulit, bagaimana cara berlatihnya?

Memperbanyak kesempatan berbicara dengan orang Jepang, serta mengikuti acara pertukaran bahasa Jepang atau kegiatan komunitas setempat, dianggap efektif.

Adakah cara efektif mengelola biaya hidup?

Mencatat pengeluaran untuk memahami pemborosan, mengutamakan memasak sendiri, dan memanfaatkan diskon pelajar merupakan beberapa contohnya.

Apa yang harus dilakukan saat kesulitan menghadapi perbedaan budaya?

Dianjurkan memperhatikan dan belajar dari sekitar, bertanya secara jujur jika tidak paham, dan mengikuti kegiatan komunitas setempat.

Artikel terkait

Konsultasi gratis

Ceritakan situasi Anda dan kami akan menjawabnya langsung.

Konsultasi gratis

Artikel ini memuat informasi umum. Aturan keimigrasian dapat berubah dan hasilnya bergantung pada keadaan masing-masing orang. Silakan periksa situs web 出入国在留管理庁 atau berkonsultasi dengan ahli yang berkompeten.
Halaman ini adalah terjemahan dari Baca naskah asli bahasa Jepang(日本語版を読む). Apabila terdapat perbedaan, naskah berbahasa Jepang yang berlaku.