Apa yang ditanyakan dalam wawancara permohonan 帰化, dan bagaimana mempersiapkannya?
一般社団法人 外国人雇用支援機構 (FESO) / Diterbitkan / Terakhir diperbarui
Artikel ini adalah terjemahan dari naskah asli berbahasa Jepang. Apabila terdapat perbedaan, naskah berbahasa Jepang yang berlaku.
Baca naskah asli bahasa Jepang(日本語版を読む)
Jawaban
Dalam permohonan 帰化, setelah dokumen diserahkan, ada wawancara dengan petugas 法務局. Ini adalah kesempatan untuk mengonfirmasi kemauan 帰化, tingkat penetapan di Jepang, kemampuan bahasa Jepang, dan keaslian isi permohonan. Yang terpenting adalah membaca ulang dokumen yang diserahkan dan menjawab dengan jujur serta tenang.
Konsultasi seperti apa ini?
Panduan ini untuk orang yang akan menghadapi wawancara permohonan 帰化 dan ingin tahu apa yang ditanyakan serta cara mempersiapkannya.
Jenis konsultasi: persiapan wawancara permohonan 帰化
Keadaan: orang yang sudah menyerahkan dokumen permohonan 帰化 dan akan menghadapi wawancara dengan petugas 法務局.
Yang ingin diketahui: apa yang dikonfirmasi dalam wawancara. Pertanyaan seperti apa yang diajukan. Bagaimana sikap yang tepat pada hari wawancara, dan apa yang perlu dipersiapkan sebelumnya.
Untuk apa wawancara ini dilakukan?
Dilakukan untuk mengonfirmasi secara menyeluruh niat menetap di Jepang dan kelayakan untuk hidup di Jepang.
Wawancara dengan petugas 法務局 bukan sekadar formalitas. Wawancara ini dilakukan terutama untuk mengonfirmasi hal-hal berikut.
Kemauan 帰化 pemohon: apakah benar-benar memiliki kemauan untuk memperoleh kewarganegaraan Jepang.
Tingkat penetapan di Jepang: apakah memiliki kemauan dan kemampuan untuk membaur dengan masyarakat Jepang dan hidup sebagai orang Jepang.
Kemampuan bahasa Jepang: apakah tidak ada hambatan dalam percakapan sehari-hari dan komunikasi dalam bahasa Jepang.
Pemahaman terhadap masyarakat dan budaya Jepang: apakah berusaha memahami hukum, kebiasaan, dan budaya Jepang.
Keaslian isi permohonan: apakah isi dokumen yang diserahkan tidak mengandung kesalahan atau kepalsuan.
Kelayakan lain untuk persetujuan 帰化: apakah keadaan pemohon secara menyeluruh dinilai layak.
Pertanyaan seperti apa yang diajukan dalam wawancara?
Berpusat pada diri Anda sendiri, motivasi 帰化, pemahaman terhadap masyarakat Jepang, keluarga, dan isi dokumen yang diserahkan.
Isi pertanyaan berbeda-beda tergantung keadaan masing-masing pemohon, namun umumnya pertanyaan berikut sering diajukan.
1. Tentang diri pemohon sendiri
Nama, usia, tanggal lahir, asal daerah, susunan keluarga
Alasan datang ke Jepang, masa tinggal, 在留資格 saat ini
Riwayat belajar bahasa Jepang, kemampuan bahasa Jepang saat ini
Kondisi kehidupan di Jepang, hubungan pertemanan
Isi pekerjaan, kondisi penghasilan
Kondisi kesehatan
2. Tentang motivasi dan kemauan 帰化
Alasan mengapa ingin 帰化 di Jepang
Sejak kapan mulai mempertimbangkan 帰化
Bagian mana dari Jepang yang disukai, daya tarik Jepang
Setelah memperoleh kewarganegaraan Jepang ingin melakukan apa, rencana ke depan
Bagaimana pandangan tentang kehilangan kewarganegaraan asing
3. Tentang masyarakat dan budaya Jepang
Hal yang diketahui tentang hukum dan sistem Jepang (misalnya: pendidikan wajib, pembayaran pajak, pemilu, dan lain-lain)
Hal yang diketahui tentang budaya dan kebiasaan Jepang (misalnya: perayaan musiman, sopan santun, dan lain-lain)
Apakah tertarik dengan berita atau isu sosial Jepang
Orang Jepang atau tokoh besar Jepang yang dihormati
Tempat atau makanan favorit di Jepang
4. Tentang keluarga dan kerabat
Susunan keluarga, pekerjaan masing-masing, dan kaitannya dengan Jepang
Apakah sudah memperoleh persetujuan keluarga untuk 帰化
Hubungan dengan keluarga di negara asal
5. Tentang dokumen permohonan
Konfirmasi isi dokumen permohonan yang diserahkan (daftar riwayat hidup, ringkasan kerabat, ringkasan penghidupan, dan lain-lain)
Kesulitan atau hal yang tidak jelas saat menyusun dokumen
Riwayat keluar-masuk negara sebelumnya, riwayat perubahan 在留資格
6. Lainnya
Ada atau tidaknya pelanggaran lalu lintas atau riwayat kejahatan (jika ada, perlu dijelaskan secara rinci)
Ada atau tidaknya utang atau tunggakan pajak (jika ada, perlu dijelaskan secara rinci)
Yang disebutkan di atas hanyalah contoh pertanyaan umum, dan mungkin ada pertanyaan lain di luar itu. Persiapkan diri agar dapat menjawab berbagai pertanyaan sesuai keadaan Anda sendiri.
Apa yang perlu diperhatikan pada hari wawancara?
Prinsip dasarnya adalah tepat waktu, berpakaian rapi, dan jujur menyampaikan jika ada yang tidak diketahui.
Jangan terlambat: pastikan tiba tepat pada waktu yang ditentukan.
Pakaian rapi: hadirlah dengan pakaian bersih dan wajar (tidak perlu setelan jas).
Bahasa yang sopan: perhatikan penggunaan bahasa yang sopan kepada petugas.
Bicara dengan jelas: bicaralah dengan suara yang mudah didengar.
Menjawab dengan jujur: jika ada yang tidak diketahui atau kurang jelas, sampaikan dengan jujur. Hindari berbohong atau mengelak.
Dengarkan pertanyaan dengan saksama: pahami isi pertanyaan dengan tepat sebelum menjawab.
Bersikap tenang: mungkin akan gugup, tetapi tarik napas dalam-dalam dan hadapi dengan tenang.
Ikuti arahan petugas: patuhi arahan dari pewawancara.
Persiapan apa yang bisa dilakukan sebelumnya?
Berpusat pada membaca ulang dokumen yang diserahkan dan menyusun jawaban untuk pertanyaan yang mungkin diajukan.
Memeriksa ulang dokumen permohonan: periksa kembali isi dokumen permohonan yang telah diserahkan agar dapat menjawab dengan lancar saat ditanya.
Menyiapkan jawaban untuk pertanyaan yang diperkirakan: dengan mengacu pada contoh pertanyaan di atas, pikirkan secara konkret bagaimana Anda akan menjawabnya.
Latihan percakapan bahasa Jepang: berlatihlah percakapan sehari-hari agar dapat menyampaikan pikiran dan perasaan Anda secara akurat dalam bahasa Jepang. Jika memungkinkan, ciptakan kesempatan untuk berbicara dengan orang Jepang secara aktif.
Memeriksa ulang pengetahuan tentang masyarakat dan budaya Jepang: bacalah kembali hukum dan sistem dasar Jepang, serta ikuti berita terkini.
Memperjelas motivasi 帰化: susun kembali alasan mengapa Anda ingin 帰化 di Jepang.
Wawancara simulasi: jika memungkinkan, mintalah bantuan keluarga, teman, atau guru sekolah bahasa Jepang untuk melakukan wawancara simulasi.
Menjaga kondisi tubuh: tidurlah cukup sehari sebelum wawancara agar dapat menghadapinya dengan tenang.
Wawancara juga merupakan kesempatan untuk menyampaikan langsung perasaan Anda terhadap Jepang. Anda tidak perlu terlalu tegang, tetapi hadapilah dengan persiapan yang matang.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa yang dikonfirmasi dalam wawancara permohonan 帰化?
Dikonfirmasi secara menyeluruh: kemauan 帰化, tingkat penetapan di Jepang, kemampuan bahasa Jepang, pemahaman terhadap masyarakat dan budaya Jepang, keaslian isi permohonan yang diserahkan, serta kelayakan untuk persetujuan 帰化.
Apakah perlu memakai setelan jas saat wawancara?
Tidak perlu setelan jas. Pakaian yang bersih dan wajar sudah cukup.
Bagaimana jika tidak bisa menjawab pertanyaan dengan baik?
Jika ada yang tidak diketahui atau kurang jelas, sampaikan dengan jujur. Hindari berbohong atau mengelak. Yang penting adalah memahami isi pertanyaan dengan tepat, lalu menjawab dengan tenang.
Persiapan apa yang bisa dilakukan sebelum wawancara?
Antara lain membaca ulang isi dokumen permohonan yang diserahkan, menyiapkan jawaban untuk pertanyaan yang diperkirakan, latihan percakapan bahasa Jepang, memeriksa ulang hukum, sistem, dan berita Jepang, serta wawancara simulasi.
Artikel ini memuat informasi umum. Aturan keimigrasian dapat berubah dan hasilnya bergantung pada keadaan masing-masing orang. Silakan periksa situs web 出入国在留管理庁 atau berkonsultasi dengan ahli yang berkompeten.
Halaman ini adalah terjemahan dari Baca naskah asli bahasa Jepang(日本語版を読む). Apabila terdapat perbedaan, naskah berbahasa Jepang yang berlaku.