Bagaimana cara memperoleh dokumen luar negeri yang diperlukan untuk permohonan 帰化 (naturalization)?
一般社団法人 外国人雇用支援機構 (FESO) / Diterbitkan / Terakhir diperbarui
Artikel ini adalah terjemahan dari naskah asli berbahasa Jepang. Apabila terdapat perbedaan, naskah berbahasa Jepang yang berlaku.
Baca naskah asli bahasa Jepang(日本語版を読む)
Jawaban
Dalam permohonan 帰化, Anda mungkin diminta menyerahkan dokumen yang diterbitkan negara asal seperti akta lahir dan akta nikah. Jenis dan jumlah dokumen yang diperlukan berbeda-beda menurut kewarganegaraan dan keadaan keluarga. Pertama-tama, pastikan petunjuk dari 法務局, dan mulailah lebih awal karena hal ini biasanya memakan waktu.
Konsultasi seperti apa ini?
Panduan ini untuk orang yang kesulitan mengumpulkan dokumen yang harus diminta dari negara asal untuk permohonan 帰化.
Jenis konsultasi: memperoleh dokumen luar negeri yang diperlukan untuk permohonan 帰化
Keadaan: sedang mempersiapkan permohonan 帰化 dan diminta menyerahkan dokumen yang diterbitkan negara asal.
Yang ingin diketahui: dokumen luar negeri apa saja yang diperlukan. Ke mana dan bagaimana cara mengajukan permohonan untuk memperolehnya. Apakah perlu terjemahan dan legalisasi.
Dokumen luar negeri apa saja yang diperlukan?
Akta lahir dan akta nikah adalah yang paling umum, tetapi dokumen yang diperlukan berbeda-beda menurut kewarganegaraan dan keadaan keluarga.
Berikut adalah dokumen luar negeri utama yang umumnya mungkin diminta saat permohonan 帰化. Namun karena dapat berbeda-beda menurut kewarganegaraan dan keadaan keluarga, pastikan selalu mengikuti petunjuk dari 法務局.
Akta lahir: dokumen resmi yang membuktikan kelahiran Anda.
Akta nikah: dokumen resmi yang membuktikan hubungan pernikahan (jika sudah menikah).
Akta cerai: diperlukan jika Anda memiliki riwayat perceraian di masa lalu.
Akta kematian: kadang diperlukan jika ada kerabat (misalnya pasangan atau orang tua) yang telah meninggal.
Dokumen bukti hubungan keluarga: dokumen resmi yang membuktikan hubungan Anda dengan kerabat. Tergantung negara, mungkin diperlukan beberapa dokumen.
Salinan 戸籍 (buku catatan keluarga) negara asal: sertifikat berdasarkan sistem 戸籍 negara asal (jika negara tersebut memiliki sistem ini).
Surat keterangan tidak memiliki catatan kriminal: dokumen resmi yang membuktikan tidak adanya riwayat kejahatan di negara asal (kadang diminta untuk diserahkan).
Mengapa memperoleh dokumen luar negeri merepotkan?
Selain perbedaan bahasa dan sistem, keterlambatan pengiriman pos serta prosedur legalisasi yang menumpuk membuat waktu yang dibutuhkan lebih lama dari perkiraan.
Kendala bahasa: permohonan dan pertanyaan pada dasarnya perlu dilakukan dalam bahasa setempat.
Perbedaan sistem: sistem penerbitan dan format dokumen antara Jepang dan negara asal bisa sangat berbeda.
Keterlambatan atau kehilangan pos: pos internasional cenderung lebih lambat dibanding pos domestik, dan risiko kehilangan juga lebih tinggi.
Prosedur legalisasi: agar keaslian dokumen luar negeri dapat dipastikan oleh lembaga resmi Jepang, mungkin diminta sertifikat terjemahan, legalisasi apostille, atau legalisasi konsuler.
Biaya: penerbitan dan pengiriman dokumen umumnya dikenai biaya, dan di beberapa negara bisa cukup mahal.
Kurangnya informasi: informasi tentang cara mengajukan permohonan kadang tidak tersedia cukup dalam bahasa Jepang.
Bagaimana langkah memperoleh dokumen luar negeri?
Dimulai dari menentukan dokumen yang diperlukan, lalu berurutan melalui permohonan, penerimaan, terjemahan, hingga legalisasi.
Alur umumnya sebagai berikut. Namun karena prosedur berbeda jauh menurut negara, harap gunakan hanya sebagai referensi.
Menentukan dokumen yang diperlukan dan mengumpulkan informasi: pahami dengan tepat jenis dan jumlah dokumen sesuai petunjuk dari 法務局.
Menyiapkan formulir permohonan: banyak lembaga memerlukan formulir permohonan untuk penerbitan sertifikat. Ada yang bisa diunduh dari situs web, ada juga yang perlu diminta lewat pos. Isilah dengan akurat.
Menyiapkan dokumen yang diperlukan: selain formulir permohonan, mungkin diperlukan kartu identitas (misalnya salinan paspor), biaya, dan amplop balasan (kadang diperlukan kupon prangko balasan internasional).
Mengajukan permohonan: diajukan ke lembaga terkait di negara asal. Cara pengajuan berbeda-beda menurut lembaga, bisa lewat pos, permohonan daring, atau langsung ke loket. Jika lewat pos, sebaiknya gunakan metode yang dapat dilacak (seperti EMS) agar lebih aman.
Menerima dokumen: diterima lewat pos atau daring. Jika lewat pos, pertimbangkan waktu tunggu hingga sampai.
Terjemahan: jika dokumen luar negeri yang diperoleh ditulis dalam bahasa selain Jepang, wajib diterjemahkan ke bahasa Jepang. Umumnya perlu dilampirkan terjemahan dengan tanda tangan atau nama penerjemah. Penerjemah sering kali tidak dituntut memiliki kualifikasi khusus, tetapi sebaiknya diminta ke penerjemah yang tepercaya, atau jika Anda menerjemahkan sendiri, pastikan akurasinya. Ada kalanya sertifikat terjemahan juga diperlukan.
Prosedur legalisasi (jika diperlukan): jika ada petunjuk dari 法務局, lakukan prosedur legalisasi terhadap dokumen luar negeri yang diperoleh.
Sumber informasi yang dapat digunakan
Situs web lembaga terkait negara asal: periksa prosedur penerbitan sertifikat dan dokumen yang diperlukan di lembaga pencatatan kelahiran, lembaga pengelola 戸籍, kepolisian, dan lain-lain.
Kedutaan besar dan konsulat di Jepang: dengan menghubungi kedutaan besar atau konsulat negara asal di Jepang, Anda mungkin bisa memperoleh informasi dalam bahasa Jepang atau Inggris. Ada juga yang menyediakan layanan pengurusan permohonan.
Layanan terjemahan tepercaya: sebagian penyedia layanan terjemahan juga menawarkan layanan pengurusan perolehan dokumen luar negeri.
Komunitas di internet: Anda dapat merujuk informasi dari orang dengan kewarganegaraan sama yang pernah menjalani 帰化. Namun periksa sendiri keakuratan informasinya.
Legalisasi apostille dan legalisasi konsuler
Legalisasi apostille: legalisasi yang berlaku untuk dokumen resmi yang diterbitkan negara anggota Konvensi Den Haag. Diperoleh di lembaga yang ditunjuk seperti Kementerian Luar Negeri negara asal.
Legalisasi konsuler: legalisasi yang berlaku untuk dokumen resmi yang diterbitkan negara bukan anggota Konvensi Den Haag. Dilakukan di perwakilan Jepang di luar negeri (kedutaan besar atau konsulat jenderal) yang berada di negara asal, atau di kedutaan besar/konsulat negara asal yang berada di Jepang.
Perlu tidaknya legalisasi berbeda-beda menurut kewarganegaraan dan jenis dokumen yang diserahkan, sehingga pastikan selalu menanyakannya ke 法務局.
Apa yang bisa dilakukan agar prosesnya berjalan lancar?
Bertindak lebih awal dan mengelola catatan adalah langkah terbaik untuk menghindari pengulangan akibat keterlambatan.
Bertindak lebih awal: karena perolehan dokumen luar negeri sering memakan waktu, mulailah prosedur ini lebih awal, bersamaan dengan persiapan permohonan 帰化.
Pertimbangkan berbagai jalur: selain mengajukan permohonan langsung, pertimbangkan juga bantuan kedutaan besar/konsulat atau layanan pengurusan.
Simpan juga salinannya: sebaiknya buat salinan dari dokumen yang telah diperoleh untuk berjaga-jaga.
Ajukan pertanyaan secara spesifik: saat menghubungi lembaga terkait, sampaikan secara konkret jenis dokumen yang diperlukan dan informasi pemohon (nama, tanggal lahir, dan lain-lain).
Catat setiap langkah: mencatat tanggal permohonan, tanggal bertanya, tanggal pengiriman pos, dan lain-lain akan memudahkan pengecekan di kemudian hari.
Pertanyaan yang sering diajukan
Dokumen luar negeri apa saja yang diperlukan untuk permohonan 帰化?
Anda mungkin diminta akta lahir, akta nikah, akta cerai, akta kematian, dokumen bukti hubungan keluarga, salinan 戸籍 negara asal, surat keterangan tidak memiliki catatan kriminal, dan lain-lain. Namun karena berbeda-beda menurut kewarganegaraan dan keadaan keluarga, pastikan selalu mengikuti petunjuk dari 法務局.
Apakah dokumen luar negeri yang diperoleh perlu diterjemahkan ke bahasa Jepang?
Jika ditulis dalam bahasa selain Jepang, wajib diterjemahkan ke bahasa Jepang. Umumnya perlu dilampirkan terjemahan dengan tanda tangan atau nama penerjemah. Penerjemah sering kali tidak dituntut memiliki kualifikasi khusus, tetapi ada kalanya sertifikat terjemahan juga diperlukan.
Apa perbedaan legalisasi apostille dan legalisasi konsuler?
Legalisasi apostille adalah legalisasi untuk dokumen resmi yang diterbitkan negara anggota Konvensi Den Haag, diperoleh di lembaga yang ditunjuk seperti Kementerian Luar Negeri negara asal. Legalisasi konsuler adalah legalisasi untuk dokumen resmi negara bukan anggota, dilakukan di perwakilan Jepang di luar negeri yang berada di negara asal, atau di kedutaan besar/konsulat negara asal di Jepang.
Kapan sebaiknya mulai memperoleh dokumen luar negeri?
Disarankan mulai sedini mungkin, bersamaan dengan persiapan permohonan 帰化. Sebab keterlambatan pos internasional yang bertumpuk dengan prosedur legalisasi sering membuat waktu yang dibutuhkan lebih lama dari perkiraan.
Artikel ini memuat informasi umum. Aturan keimigrasian dapat berubah dan hasilnya bergantung pada keadaan masing-masing orang. Silakan periksa situs web 出入国在留管理庁 atau berkonsultasi dengan ahli yang berkompeten.
Halaman ini adalah terjemahan dari Baca naskah asli bahasa Jepang(日本語版を読む). Apabila terdapat perbedaan, naskah berbahasa Jepang yang berlaku.