BerandaArtikel & PanduanVisa kerja

Bisakah mahasiswa pascasarjana magang lewat 特定活動9号?

一般社団法人 外国人雇用支援機構 (FESO) / Diterbitkan  / Terakhir diperbarui

Artikel ini adalah terjemahan dari naskah asli berbahasa Jepang. Apabila terdapat perbedaan, naskah berbahasa Jepang yang berlaku. Baca naskah asli bahasa Jepang(日本語版を読む)

Jawaban

Mahasiswa pascasarjana (magister) yang telah lulus S1 pun dapat memenuhi syarat 特定活動9号 (magang). Namun karena masa studi magister singkat, "batas masa studi" dan "kewajaran jadwal studi" diperiksa selangkah lebih ketat dibanding mahasiswa S1.

Konsultasi seperti apa ini?

Seseorang yang kuliah pascasarjana di luar negeri bertanya perbedaan pemeriksaan magang 1 tahun di Jepang dibanding mahasiswa S1.

Bisakah mahasiswa pascasarjana memperoleh 特定活動9号?

Bisa. Namun pemeriksaan syarat masih kuliah dan kelulusan menjadi lebih ketat dibanding mahasiswa S1.

Kesimpulannya, mahasiswa pascasarjana (magister) yang telah lulus S1 pun dapat memenuhi syarat status izin tinggal 特定活動9号 (magang) tanpa masalah.

Namun, dalam penafsiran peraturan menteri yang ditetapkan 入管法 (kesesuaian standar izin pendaratan), "batas masa studi" dan "kewajaran jadwal studi" yang khas mahasiswa pascasarjana cenderung diperiksa selangkah lebih ketat dibanding mahasiswa S1. Tujuan dasarnya "sebagai bagian pendidikan selama masih kuliah" tetap sama, tetapi dalam praktiknya ada beberapa hal berbeda dari kasus mahasiswa S1 yang perlu diperhatikan.

Apa yang dipertanyakan terkait batas masa studi?

Ada batas masa "tidak melebihi 1 tahun, dan tidak melebihi setengah dari masa studi standar universitas", dan untuk program magister, kelayakan menggabungkan keduanya diperiksa ketat.

特定活動9号 (magang) mensyaratkan mutlak "sedang terdaftar di universitas (pascasarjana) luar negeri". Karena itu, permohonan dengan jadwal yang membuat mahasiswa lulus (menyelesaikan) program pascasarjana selama masa magang tidak akan disetujui.

Batas masa

Pemberitahuan Kegiatan Tertentu Nomor 9 (特定活動告示第9号) menetapkan masa magang sebagai "masa yang tidak melebihi 1 tahun, dan secara total tidak melebihi setengah dari masa studi standar universitas tersebut". Masa studi standar program magister adalah 2 tahun, sehingga setengahnya, yaitu 1 tahun, menjadi batas maksimal. Dengan kata lain, "1 tahun" dalam kasus ini adalah rencana yang persis menempel pada batas maksimal tersebut, bukan sesuatu yang bisa diperpanjang hanya dengan menjelaskan keadaan.

Perbedaan dengan mahasiswa S1

Mahasiswa S1 memiliki masa studi panjang, 4 tahun, sehingga banyak kasus meski magang 1 tahun masih ada cukup waktu sebelum lulus. Namun program magister umumnya singkat, "2 tahun", sehingga bila 1 tahun di antaranya dipakai untuk magang di Jepang, kelayakan "apakah dalam masa studi (2 tahun) dapat digabungkan antara mengikuti kuliah, penulisan dan sidang tesis magister, dengan 1 tahun kerja praktik di Jepang" diperiksa dengan ketat.

Cara mengatasi

Diperlukan surat keterangan dari pihak pascasarjana di negara asal yang menyatakan persetujuan untuk secara sah mempertahankan status pemohon sebagai "mahasiswa aktif (atau cuti kuliah)" selama masa magang di Jepang (surat keterangan aktif kuliah atau surat izin magang).

Bagaimana keterkaitan dengan kredit dan tesis magister dilihat?

Membuktikan ada keterkaitan akademik antara tema riset dengan isi kerja praktik di Jepang akan menjadi bahan pembuktian yang kuat.

Standar peraturan menteri untuk 特定活動9号 menyatakan bahwa magang harus "dilaksanakan sebagai bagian pembelajaran di universitas luar negeri, berdasarkan kesepakatan (kontrak) antara universitas tersebut dengan lembaga penerima di Jepang, dan diperhitungkan sebagai kredit atau syarat kelulusan".

Poin praktis

Untuk mahasiswa pascasarjana, jika dapat membuktikan "ada keterkaitan dan sinergi akademik tingkat tinggi antara tema riset sendiri (topik tesis magister) dengan isi kerja praktik yang dilakukan di perusahaan Jepang", bukan sekadar kredit dari duduk mendengarkan kuliah, ini akan menjadi bahan pembuktian yang kuat bagi petugas pemeriksa.

Perbedaan dengan mahasiswa S1

Karena isi risetnya lebih spesialis dibanding mahasiswa S1, jika pekerjaan di perusahaan penerima dianggap sebagai kerja kasar seperti "pekerjaan administratif umum" atau "kerja fisik lapangan", ada risiko ditolak dengan alasan "tidak sepadan dengan tingkat pendidikan pascasarjana".

Bagaimana menentukan besaran gaji magang?

Sudah pasti harus di atas upah minimum, dan sebaiknya setara atau lebih tinggi dari karyawan Jepang.

Gaji yang dibayarkan untuk magang tentu harus "di atas upah minimum". Selain itu, jumlah yang setara atau lebih tinggi dari karyawan Jepang (atau magang mahasiswa pascasarjana Jepang) dianggap sesuai.

Pemohon sudah lulus universitas (S1) dan sedang kuliah pascasarjana. Karena itu, perusahaan penerima sebaiknya tidak menetapkan upah setara upah kerja sambilan mahasiswa biasa, melainkan mencantumkan dengan jelas dalam kontrak kerja (kontrak magang) besaran gaji yang layak (dihitung bulanan atau per jam) sepadan dengan latar belakang lulusan S1 dan sedang kuliah pascasarjana.

Dokumen apa saja yang perlu disiapkan?

4 kelompok dokumen: dari pascasarjana di negara asal, kontrak antara perusahaan dan pascasarjana, kontrak antara perusahaan dan pemohon, serta rencana pelaksanaan yang dibuat perusahaan.

Agar permohonan 特定活動9号 pasti berhasil, diperlukan persiapan dokumen yang cermat di antara 3 pihak: perusahaan penerima di Jepang, pascasarjana di negara asal, dan pemohon sendiri.

Dokumen yang diterbitkan pascasarjana di negara asal

Kontrak antara perusahaan dan pascasarjana

Dokumen antara perusahaan dan pemohon

Dokumen yang dibuat perusahaan penerima

Saat melaksanakan magang panjang 1 tahun di tengah masa studi pascasarjana yang singkat, hal terpenting secara praktis adalah membuktikan secara runtut kesesuaian antara rencana dengan kurikulum (masa studi standar) pascasarjana di negara asal, agar tidak dicurigai status mahasiswa hanya "formalitas".

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa yang lebih diperhatikan pada mahasiswa pascasarjana dibanding mahasiswa S1?

Karena masa studi program magister umumnya singkat, 2 tahun, jika 1 tahun di antaranya dipakai untuk magang di Jepang, kelayakan menggabungkan mengikuti kuliah serta penulisan dan sidang tesis magister diperiksa dengan ketat. Selain itu, Pemberitahuan Kegiatan Tertentu Nomor 9 (特定活動告示第9号) menetapkan batas masa "tidak melebihi 1 tahun, dan secara total tidak melebihi setengah dari masa studi standar universitas tersebut", dan untuk program magister dengan masa studi standar 2 tahun, 1 tahun persis berada di batas tersebut.

Bisakah mengajukan jika berencana lulus pascasarjana selama masa magang?

Tidak bisa. 特定活動9号 mensyaratkan mutlak "sedang terdaftar di universitas (pascasarjana) luar negeri", sehingga permohonan dengan jadwal yang membuat lulus selama masa magang tidak akan disetujui.

Pekerjaan apa yang sebaiknya ditugaskan perusahaan penerima?

Pekerjaan tingkat lanjut yang berkaitan akademis dengan tema riset (riset dan pengembangan, pemasaran, kerja teknis, dan lain-lain) lebih sesuai. Jika dianggap kerja kasar seperti pekerjaan administratif umum atau kerja fisik lapangan, ada risiko ditolak dengan alasan tidak sepadan dengan tingkat pendidikan pascasarjana.

Dokumen apa yang dibutuhkan dari pascasarjana di negara asal?

Surat keterangan aktif kuliah terbaru, dokumen yang membuktikan magang merupakan bagian program pascasarjana (objek kredit atau syarat kelulusan), dan surat persetujuan universitas yang mengizinkan keberangkatan ke Jepang serta magang 1 tahun.

Artikel terkait

Konsultasi gratis

Ceritakan situasi Anda dan kami akan menjawabnya langsung.

Konsultasi gratis

Artikel ini memuat informasi umum. Aturan keimigrasian dapat berubah dan hasilnya bergantung pada keadaan masing-masing orang. Silakan periksa situs web 出入国在留管理庁 atau berkonsultasi dengan ahli yang berkompeten.
Halaman ini adalah terjemahan dari Baca naskah asli bahasa Jepang(日本語版を読む). Apabila terdapat perbedaan, naskah berbahasa Jepang yang berlaku.