Suami istri sama-sama pelajar tanpa penghasilan, bisakah mengajukan izin tinggal permanen?
一般社団法人 外国人雇用支援機構 (FESO) / Diterbitkan / Terakhir diperbarui
Artikel ini adalah terjemahan dari naskah asli berbahasa Jepang. Apabila terdapat perbedaan, naskah berbahasa Jepang yang berlaku.
Baca naskah asli bahasa Jepang(日本語版を読む)
Jawaban
Meski suami istri sama-sama pelajar dan tanpa penghasilan, pengajuan izin tinggal permanen itu sendiri tetap dimungkinkan. Namun syarat kemandirian ekonomi melihat kemampuan "mandiri", dan bantuan dari keluarga hanyalah pelengkap. Kuncinya adalah seberapa meyakinkan Anda dapat membuktikan tabungan dan aset.
Konsultasi seperti apa ini?
Pertanyaan dari pasangan suami istri yang sama-sama pelajar dan tanpa penghasilan, tentang syarat penghidupan.
Jenis konsultasi: 永住者 (Permanent Resident)
Jenis permohonan: 永住許可
Keadaan: Kewarganegaraan Brasil, laki-laki, 28 tahun. Sudah 3 tahun menikah dengan pasangan warga negara Jepang (27 tahun), memasuki tahun ke-4 dengan status izin tinggal 「日本人の配偶者等」 (Spouse or Child of Japanese National). Pemohon sedang kuliah pascasarjana di Jepang, pasangannya kuliah S1 di universitas Jepang, keduanya saat ini tidak bekerja. Biaya hidup dan biaya kuliah ditanggung bantuan dari orang tua masing-masing.
Pertanyaan: Apakah bisa mengajukan izin tinggal permanen jika suami istri sama-sama pelajar tanpa penghasilan, dengan kehidupan bergantung pada bantuan orang tua? Bagaimana membuktikan stabilitas penghidupan?
Apa itu syarat "penghidupan stabil" dalam izin tinggal permanen?
Ini adalah syarat yang melihat kemampuan "mandiri" — menjalani kehidupan tanpa bantuan dari sekitar.
Salah satu syarat 永住許可 adalah "memiliki aset atau keterampilan yang cukup untuk menjalankan penghidupan mandiri" (独立の生計を営むに足りる資産又は技能を有すること). Ini memeriksa apakah pemohon dan keluarganya memiliki kemampuan ekonomi untuk hidup stabil ke depan, apakah dapat hidup tanpa bergantung pada negara atau pemerintah daerah.
Dalam pedoman 永住許可, syarat kemandirian ekonomi ini didefinisikan sebagai "tidak menjadi beban publik dalam kehidupan sehari-hari, dan berdasarkan aset atau keterampilan yang dimiliki, diperkirakan akan menjalani kehidupan stabil di masa depan". Karena itu, kemampuan "mandiri" — yaitu kemampuan menjalani kehidupan tanpa bantuan orang di sekitar, termasuk orang tua — dituntut dari 永住者.
Bisakah mengajukan meski tanpa penghasilan?
Pengajuan itu sendiri tetap dimungkinkan. Kuncinya adalah seberapa banyak aset yang bisa ditunjukkan.
Meski suami istri sama-sama pelajar dan tanpa penghasilan, pengajuan izin tinggal permanen itu sendiri tetap dimungkinkan. Dalam kasus ini, faktor selain penghasilan tahunan, khususnya seberapa meyakinkan Anda dapat membuktikan aset seperti "tabungan" atau "properti", menjadi kunci persetujuan. Prospek disetujui atau tidak bergantung pada pemeriksaan berdasarkan keadaan masing-masing, jadi di sini hanya dijelaskan isi syaratnya.
Tabungan: Buktikan bahwa gabungan tabungan suami istri cukup untuk menjalani kehidupan stabil ke depan. Dibanding orang lajang, jumlah yang dibutuhkan mempertimbangkan biaya hidup dua orang. Mengajukan surat keterangan saldo tabungan dapat membuktikan dengan jelas fondasi ekonomi yang stabil
Properti: Buktikan aset lewat salinan sertifikat pendaftaran tanah. Jika properti menghasilkan pendapatan, perlu juga mengajukan kontrak sewa, salinan buku tabungan dengan catatan pemasukan, SPT, surat keterangan pembayaran pajak penghasilan, dan lain-lain
Bantuan dari keluarga: Ajukan catatan transfer bank yang menunjukkan pengiriman rutin setiap bulan, serta surat pernyataan tentang pengiriman tersebut. Ajukan pula surat keterangan penghasilan dan surat keterangan pembayaran pajak orang tua yang membantu, untuk menunjukkan kemampuan ekonomi yang cukup
Namun, perlu diperhatikan dari cara pandang syarat kemandirian ekonomi di atas, bantuan dari keluarga bersifat pelengkap semata.
Bagaimana menunjukkan rencana kehidupan di masa depan?
Tunjukkan arah setelah lulus dan prospek penghasilan sebagai rencana yang konkret.
Arah setelah lulus: Fakta suami istri sama-sama pelajar tidak serta-merta menjadi faktor negatif, karena dinilai berpeluang tinggi akan lulus, bekerja, dan memperoleh penghasilan stabil
Kondisi pencarian kerja: Mengajukan rencana pencarian kerja konkret setelah lulus, atau surat penawaran kerja (jika ada), dapat menunjukkan stabilitas penghidupan di masa depan
Rencana karier: Menjelaskan bidang apa yang akan digeluti setelah lulus dan berapa perkiraan penghasilannya juga efektif
Stabilitas pernikahan: Dalam pemeriksaan permohonan izin tinggal permanen, prasyarat utamanya adalah hubungan suami istri yang nyata dan stabil. Menunjukkan bahwa keduanya saling mendukung sebagai pelajar dan berusaha menuju masa depan dapat menegaskan hubungan suami istri yang baik
Apa yang perlu disiapkan saat mengajukan?
3 hal: 理由書, dokumen bukti ekonomi, dan bukti perilaku baik selama masa tinggal.
Menyusun 理由書 terperinci Jelaskan dengan jelas alasan mengajukan izin tinggal permanen saat masih menjadi pelajar. Untuk menghapus kekhawatiran soal tidak adanya penghasilan, tuliskan secara rinci bahwa kehidupan stabil berkat tabungan dan bantuan orang tua, serta rencana karier konkret setelah lulus. Jelaskan dengan cermat niat kuat menetap di Jepang, dan tekad untuk memenuhi kewajiban pajak serta berkontribusi bagi masyarakat Jepang di masa depan.
Melengkapi dokumen bukti ekonomi Ajukan tanpa kekurangan dokumen pendukung fondasi ekonomi, seperti surat keterangan saldo tabungan (gabungan suami istri), bukti pengiriman uang dari orang tua, surat keterangan penghasilan orang tua (surat keterangan pembayaran pajak, dan lain-lain).
Membuktikan perilaku baik selama masa tinggal Buktikan bahwa selama masa tinggal, suami istri tidak memiliki pelanggaran lalu lintas atau riwayat kejahatan, dan tekun belajar sebagai pelajar (transkrip nilai, dokumen kehadiran, dan lain-lain). Permohonan izin tinggal permanen memeriksa pemenuhan kewajiban publik selama 5 tahun terakhir, jadi siapkan dengan sempurna dokumen yang membuktikan terdaftar di 国民健康保険 dan 国民年金 serta membayar iurannya tanpa tunggakan.
Sebaiknya menunggu lulus dulu baru mengajukan?
Membangun rekam jejak kerja lebih dulu baru mengajukan juga merupakan pilihan rencana bertahap.
Permohonan izin tinggal permanen dalam kasus tanpa penghasilan cenderung diperiksa lebih ketat dibanding permohonan biasa. Yang penting adalah menguasai keterampilan spesialis yang memungkinkan penghidupan stabil ke depan, dan seberapa meyakinkan Anda menunjukkan kemampuan serta prospek memperoleh penghasilan tinggi lewat dokumen tertulis.
Atau, ada pula cara lulus, bekerja, membangun rekam jejak kerja 1 tahun ke atas, baru mengajukan. Ada kasus yang memerlukan rencana bertahap menuju persetujuan, jadi silakan pertimbangkan sesuai keadaan Anda sendiri.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bisakah mengajukan izin tinggal permanen jika suami istri sama-sama tanpa penghasilan?
Pengajuan itu sendiri tetap dimungkinkan. Namun syarat kemandirian ekonomi melihat kemampuan mandiri, sehingga seberapa meyakinkan Anda dapat membuktikan aset seperti tabungan atau properti menjadi kunci persetujuan.
Apakah kiriman uang dari orang tua bisa menjadi bukti penghidupan?
Anda bisa mengajukan catatan transfer, surat pernyataan, surat keterangan penghasilan pemberi bantuan, dan lain-lain, tetapi bantuan dari keluarga bersifat pelengkap semata. Syarat kemandirian ekonomi menuntut kemampuan menjalani kehidupan tanpa bantuan dari sekitar.
Apakah fakta menjadi pelajar itu sendiri merugikan?
Tidak. Karena dinilai berpeluang tinggi akan lulus, bekerja, dan memperoleh penghasilan stabil. Menunjukkan rencana pencarian kerja setelah lulus, surat penawaran kerja, dan rencana karier konkret sangat efektif.
Sebaiknya mengajukan setelah bekerja?
Ada pula cara lulus, bekerja, membangun rekam jejak kerja 1 tahun ke atas, baru mengajukan. Karena kasus tanpa penghasilan cenderung diperiksa lebih ketat, ada kasus yang memerlukan rencana bertahap.
Artikel ini memuat informasi umum. Aturan keimigrasian dapat berubah dan hasilnya bergantung pada keadaan masing-masing orang. Silakan periksa situs web 出入国在留管理庁 atau berkonsultasi dengan ahli yang berkompeten.
Halaman ini adalah terjemahan dari Baca naskah asli bahasa Jepang(日本語版を読む). Apabila terdapat perbedaan, naskah berbahasa Jepang yang berlaku.